Feeds:
Tulisan
Komentar

by: Rindrasih Erda

Hayo ngaku, siapa di dunia ini yang belum pernah di gosipin atau ngegosipin? Aku yakin pasti gak ada yang luput dari virus mematikan ini. Virus ini sangat berbahaya, khususnya bagi otak, hati, ginjal, mata, telinga, mulut, tangan, kaki, rambut, hidung… semua mua deh pokoknya, akan diserang oleh virus gossip ini yang mematikan. Bahkan lebih parah lagi karena virus gossip ini mudah sekali menular dan sangat addicted, hampir tidak ada obatnya, satu orang terkena maka satu kampung bakalan kesakitan.

Kenapa virus gossip ini mematikan? Pertama, virus gossip ini mematikan karakter seseorang. Pernah dengar kata pembunuhan karakter? Nah… ini mungkin mirip mirip lah. Saat seseorang nggosip dia sama seperti membunuh karakter seseorang dan menggantinya dengan karakter yang dia label kan pada orang yang baru itu. Padahal label yang dia berikan belum tentu benar dan lebih buaaanyaak salahnya. Kalau apa yang dia gosipkan itu benar, tetap saja ada bias dalam penyampaian informasi, namun kalau gossip itu salah berarti jelas jelas si penggosip itu sudah membunuh. Makanya dalam Islam di bilang bahwa “fitnah lebih kejam dari pembunuhan”. Bisa dipahami kan kenapa lebih kejam? Kalau pembunuhan secara fisik, tentu si nyawa pergi dari badan dan kemudian bebas menentukan langkah di alam yang lain. Nah, coba kalau yang dibunuh karakter seseorang, si korban akan jungkir balik menjunjung label baru yang sama sekali dia tidak tahu. Dampak dari fitnah memang sangatlah besar dan menyakitkan bagi si korban, makanya si penggosip alias si pemfitnah sungguh di anggab keji dan tak berperasaan. Lanjut Baca »

By: Erda Rindrasih

Dalam sebuah conference yang diselenggarakan di Honolulu Hawaii, saya yang waktu itu mempresentasikan paper kelas yang berjudul “Prospect of Tourism for Aceh after Tsunami” mendengar selentingan tentang relevansi informasi jumlah hotel terhadap analysis pariwisata. Beruntung dan sebuah kehormatan bagi saya untuk bisa presentasi dalam event tersebut. Bertujuan untuk memberikan penjelasan kepada pihak tersebut, atau mungkin pihak pihak lain yang tidak sempat mengikuti presentasi saya atau pihak lain yang mengikuti namun tidak sempat bertanya, maka tulisan ini diharapkan mampu memberikan penjelasan yang semi comprehensive. Saya katakan semi comprehensive karena tulisan ini adalah berdasarkan professional judgment saya terhadap bidang ilmu pariwisata yang saya geluti beberapa tahun terakhir. Lanjut Baca »

Ditulis oleh Faisal Abdi

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olokkan kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olokkan) dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olokkan) wanita-wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olokkan) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim”. (QS. Al Hujuraat : 11)

Allah swt telah memberikan kepada manusia begitu banyaknya karunia dan rahmatNya, dalam hal ini salah satunya adalah lidah kita sebagai sarana komunikasi lisan untuk menyampaikan informasi. Informasi yang disampaikan oleh seseorang bisa jadi hal yang sangat dibutuhkan orang lain demi kebaikan. Namun ada juga merupakan informasi mengenai perihal seseorang yang bisa jadi berita kejelekan seseorang. Dan ini lah perbuatan lidah yang sangat dibenci oleh Allah. Lanjut Baca »

Dalam sebuah hadith daripada Aisyah r.a katanya, “Aku sedang duduk bersila di dalam rumah. Tiba-tiba Rasulullah S.A.W datang dan masuk sambil memberi salam kepadaku. Aku segera bangun kerana menghormati dan memuliakannya sebagaimana kebiasaanku di waktu baginda masuk ke dalam rumah. Nabi S.A.W bersabda, “Duduklah di tempat duduk, tidak usahlah berdiri, wahai Ummul Mukminin.” Maka Rasulullah S.A.W duduk sambil meletakkan kepalanya di pangkuanku, lalu baginda berbaring dan tertidur. Lanjut Baca »

Setelah lama pasif

Apakah Anda menantikan tulisan saya selanjutnya? ah… saya yakin tidak :-) Meskipun demikian saya sendiri juga menunggu tulisan saya sendiri …

Ada banyak alasan kenapa seseorang menjadi pasif untuk mengisi blog blognya, terutama saya sendiri. Pada konteks ’saya’ yg sangat spesific ini, alasan tentang kesibukan sepertinya lebih bisa diterima dari pada mencari cari alasan yang lain. Meskipun hal tersebut klasik, tetap saja banyak orang yg seperti ’saya’ menggunakan keklasikan itu untuk memperoleh kemakluman.

Sukses untuk semua pembaca setia dan para pengeblog sejati…

Wahine, HI vs San Jose CA

24 Oktober 2008 lalu Wahine (Woman Volleyball) kampus bertanding melawan San Jose State California di Stan Sheriff Center, Hawaii. Melalui tiga set, Wahine menang telak.

Sepenggal Tari Seudati Aceh

Belahan Jiwa

By: Katon Bagaskara, (sebuah senandung lama yg masih mewangi di hati)

Membaca lagi surat suratmu, hatiku jadi rindu, tak sadar pada langit kamarku kulukis kau disitu

Waktu yang berlalu dan jarak masih saja terentang penamu bicara menembus ruang menyapa sukmaku. Mendesah lembut membawa butiran hati lara ternyata meraih kesempatan oh… tak semudah kusangka

Kau setia menunggu

Lelaki kecil menantang hidup, kau sertakan doa seolah mantra menjelma nafasku memendam tanya segera terucap, belahan jiwa apa kabarmu

Kuharap selalu kau jaga tumbuhan cinta yang di padang kita aku jauh disini menggapai cita, hingga satu saat nanti aku kan kembali, kan ku jemput dikau sang putri pada saatnya nanti

Berkereta kencana ku bawa pergi, tuju istana ku bertahta

Dating Violance?

I picked up the news from www.stateman.com which related to the topic of education. In Texas, there are several cases of murder which is done by teenagers during and after they were dating. The continuing murder case in Texas is to cause to become restless especially for the parents, teachers and teenagers. For the parents who has son or daughter killed by their dating partner it is not easy to be faced. Therefore, the government of Texas is trying to decrease and even stop the number of murder. Moreover the state government of Texas passed the law that requires school districts to help protect students from being physically or emotionally abused by their significant others. In addition, government also campaign to raise awareness of unhealthy dating behaviors and signs of emotional and physical abuse. The district also offers professional training for school staff and parents and leadership training for students interested in educating their classmates about bullying, sexual harassment and dating violence prevention.  Hence, a local agency provides shelter and counseling for abuse victims, to provide school-based support groups to reduce the risk of dating violence. The district also spent about $21 million of a $519.5 million bond package approved in 2004 on facility safety and security upgrades, including video surveillance systems.
Lanjut Baca »

Hasil Wawancara dengan Maya Meidiansyah, salah satu activis NGO di Aceh

Maya,
Ada beberapa point yang ingin mbak tanyakan terkait dengan Aceh dan pariwisatanya. Tolong maya bisa beri komentar, jawaban and input.
Assalamualaikum mbak…,
Ini jawaban maya, moga bermanfaat ya mbak…sebelumnya maaf, karena mungkin jawaban maya tidak seperti yang mbak harapkan, dan mungkin maya akan berusaha semampu dan setahu maya sesuai dengan keadaan actual di sini…
a. Bagaimana untuk mengakses Aceh?
Please bisa dijelaskan kalo naik pesawat turunnya di Bandara apa? Ada berapa bandara di Aceh? Trus menuju kota naik apa? Berikut waktu tempuhnya?
Bagi yang datang dari luar negeri, ada beberapa pilihan…
1.naik pesawat dan turun di bandara JAKARTA>>Aceh
2. naik pesawat dan turun di POLONIA Medan>>Aceh
3. naik pesawat dan turun di bandara SIM (Sultan Iskandar Muda) Aceh>>naik airasia lgsung turun di Aceh kalo dari kuala lumpur (biayanya sekitar Rp.550.000.-an).
Bandara yang paling aktif penerbangannya Cuma 1 di Aceh, Di banda Aceh..
Sedangkan bandara lain, ada beberapa di tiap kab/kota..tapi maya kurang tau mbak..mgkin hanya sebagai pendukung saja..
Kalo dari bandara SIM ke kota sekitar 20 menitan, bisa naik taxi, damri, dan car rental.

Lanjut Baca »

Tulisan Sebelumnya »