Oleh: erdha | Oktober 25, 2008

Belahan Jiwa

By: Katon Bagaskara, (sebuah senandung lama yg masih mewangi di hati)

Membaca lagi surat suratmu, hatiku jadi rindu, tak sadar pada langit kamarku kulukis kau disitu

Waktu yang berlalu dan jarak masih saja terentang penamu bicara menembus ruang menyapa sukmaku. Mendesah lembut membawa butiran hati lara ternyata meraih kesempatan oh… tak semudah kusangka

Kau setia menunggu

Lelaki kecil menantang hidup, kau sertakan doa seolah mantra menjelma nafasku memendam tanya segera terucap, belahan jiwa apa kabarmu

Kuharap selalu kau jaga tumbuhan cinta yang di padang kita aku jauh disini menggapai cita, hingga satu saat nanti aku kan kembali, kan ku jemput dikau sang putri pada saatnya nanti

Berkereta kencana ku bawa pergi, tuju istana ku bertahta


Beri tanggapan

Your response:

Kategori