Kunjungan Prof. Chamamah

Posted on Updated on

cimg0966.JPG

Prof. Chamamah adalah salah seorang pengajar di Universitas Gadjah Mada. Nama beliau cukup dikenal di kalangan pergerakan perempuan muslim di tanah air. Beliau adalah Ketua Umum PP Aisyiah di Indonesia, sebuah organisasi perempuan yang telah berdiri lebih dari lima decade lalu sebagai bagian dari organisasi Muhammadiyah. Beliau juga adalah mantan Dekan Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada.

Kedatangan beliau ke Hawaii bukanlah untuk jalan jalan semata. Beliau datang ke Hawaii untuk memenuhi undangan Linda Lingle, gubernur Hawaii, untuk menjadi peserta dalam Women Leadership Conference di Honolulu Hawaii. Rupanya sepak terjang Prof. Chamamah telah menarik perhatian seorang Linda Lingle, hingga akhirnya beliau diundang untuk datang ke Hawaii.

Saya hanya sempat bertemu dengan Prof. Chamamah beberapa jam saja. Siang itu kami bertemu di halaman Burn Hall di East West Road, sekalian agar cepat menuju kantor Marry Hammond, staf East West Center. Pengajar senior UGM yang pernah presentasi di depan George Bush ini memang mengagendakan untuk bisa bertemu dengan petinggi University of Hawaii untuk membuka kerjasama antara U.H dan U.G.M yang selama ini masih perlu mendapat perhatian.

Pertemuan dengan Marry Hammond yang kurang lebih 30 menit itu cukup efektif. Mereka saling mempresentasikan tentang profil organisasi masing masing. Rupanya gayung bersambut, rasanya EWC merupakan lembaga yg tepat untuk menjadi mitra bagi UGM maupun PP Aisyiyah.

Sesudah pertemuan dengan Hammond di EWC office, kami kemudian pergi ke Masjid Manoa. Tapi karena saat itu siang hari, masjid sepi tidak ada orang. Kami hanya singgah untuk sholat ashar dan kemudian melanjutkan perjalanan. Sempat kami berfoto dan mengabadikan moment berfoto di satu satunya masjid di Pulau Oahu Hawaii tersebut.

Selanjutnya dengan taksi warna hitam yang berplat pelangi tersebut kami melaju ke King Street untuk melihat Kamehameha Sclupture, juga Iolani Palace. Kami berputar mengeliling Iolani Palace, dan kemudian singgah di Shop Center untuk membeli beberapa buku. Prof. Chamamah sangat menyukai sejarah nampaknya sehingga dia membeli tiga buah buku untuk menjadi souvenirnya.

Walmart menjadi persinggahan terakhir dan terlama. Begitulah perjalanan kunjungan Ibu Chamamah ke Hawaii beserta Bapak.

Aku belajar dari beliau sebuah kata yang sampai sekarang terus terekam, yaitu “ULET”. Ini bukan ulet sutra atau ulet bulu. Tapi ini adalah ungkapan untuk menunjukkan sebuah perjuangan yang keras terus menerus dan pantang menyerah. Katanya, ulet akan menjaga kita dari kegagalan. Oke.. aku akan terus mencari apa itu ulet… sampai akhirnya akan kubuktikan juga benarkah keuletan mendatangkan kesuksesan.

Terimakasih Bu Chamamah, karena Ibu datang disaat aku betul betul merasa homesick dan kesepian di negeri orang ini.  Sungguh sebuah tantangan besar seperti gunung karang yang keras penuh binatang buas. (Erda)*

2 thoughts on “Kunjungan Prof. Chamamah

    zefri said:
    Desember 4, 2007 pukul 6:12 pm

    Prof Dr Siti Chamamah S. Itu dosen Bahasa Indonesia ku di S1 dulu. Suaminya (mungkin inisial S itu ya) juga dosen Bahasa Indonesia kan?

    erdha responded:
    Desember 5, 2007 pukul 12:00 am

    Hai Brother Zelfri, How are u?
    It is true that she is a lecturer for Bahasa Indonesia. It could be your lecturer too..
    Thanks for spent time visiting my blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s