Laba Laba dan Lalat

Posted on Updated on

Dikutib dari Quraisy Sihab

Laba laba adalah binatang kecil atau dapat dikatakan serangga besar. Dia memiliki enam atau delapan mata. Ada berbagai jenis 4,000 lebih jenisnya. Kendati matanya banyak, dia tidak memiliki penglihatan yg tajam, karena itu dia dapat mengenali sekelilingnya dengan getaran sensorik dan tekanan udara.

Laba laba digunakan oleh ALLAH swt untuk menggambarkan untuk sesuatu yg buruk, atau keluarga yang buruk atau mereka yg meminta perlindungan selain ALLAH swt. Dia lihai dan kejam. Dia menghasilkan benang sutra yang sangat kecil, dia menjerat apapun yg hinggap di sarang laba-laba.

Plato, seorang filosof masa lampau, membandingkan laba laba dan lalat. Lalat adalah binatang yg sangat menganggu, rakus dan kalau diusir akan kembali. Namun, anehnya binatang rakus ini justru disergap oleh laba-laba yang lemah. ALLAH menjadikan sesuatu yg rakus justru di sergap oleh binatang lemah seperti laba laba.

Laba laba betina jika selesai berhubungan sex dengan jantannya, maka si betina akan membunuh si jantan untuk diserap proteinnya. Saat menetas telurnya tindih menindih. Hal itu menggambarkan laba laba sangat kejam dalam kehidupan rumah tangga.
ALLAH swt, menggambarkan orang yg meminta permohonan kepada selain ALLAH bagaikan orang yg terperangkap dalam sarang laba laba.

Sarang laba laba sangat halus, dilukiskan dalam Al Quran sebagai perlindungan yg sangat rapuh. Meskipun terlihat kuat dan mampu membuat lalat terperangkap, namun sangat berbahaya sebagai tempat untuk bernaung.

Kembali kepada lalat, yang dijadikan ALLAH untuk menggambarkan kelemahan manusia. Manusia tidak akan mampu mengambil makanan yang diserap oleh lalat meskipun dengan teknologi apapun. Karena ternyata setelah lalat menghisap makanan, segera setelah itu makanan akan mencair masuk kedalam sistem pencernaanya dan berubah ikatan atomnya.

Sungguh manusia yang angkuh tidak ada bedanya dengan lalat dan laba laba.

3 thoughts on “Laba Laba dan Lalat

    Abu said:
    Oktober 7, 2008 pukul 10:01 pm

    Wah.. thanks banget ya… atas info laba2 dan lalat-nya… ternyata Tuhan memang luar biasa hebat-Nya dan manusia luar biasa ‘bodoh’-nya. Mari kita belajar ama kisah laba2 dan lalat, tapi jangan jadi laba2 & lalat…

    erdha responded:
    Oktober 8, 2008 pukul 8:24 am

    Thanks mas Abu sudah mampir. Silahkan di minum kopinya loh…🙂

    Khairuddin said:
    September 27, 2009 pukul 6:38 am

    Subhanallah……………, betapa Maha Sempurnanya Allah dalam Penciptaan-Nya.

    Laba-laba dan Lalat saja bisa jadi guru bagi orang-orang yang mau berpikir.

    Kenapa manusia tidak mau belajar kepada setiap penciptaan-Nya….?

    Makasih ya atas kisahnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s