Belahan Jiwa

Posted on Updated on

By: Katon Bagaskara, (sebuah senandung lama yg masih mewangi di hati)

Membaca lagi surat suratmu, hatiku jadi rindu, tak sadar pada langit kamarku kulukis kau disitu

Waktu yang berlalu dan jarak masih saja terentang penamu bicara menembus ruang menyapa sukmaku. Mendesah lembut membawa butiran hati lara ternyata meraih kesempatan oh… tak semudah kusangka

Kau setia menunggu

Lelaki kecil menantang hidup, kau sertakan doa seolah mantra menjelma nafasku memendam tanya segera terucap, belahan jiwa apa kabarmu

Kuharap selalu kau jaga tumbuhan cinta yang di padang kita aku jauh disini menggapai cita, hingga satu saat nanti aku kan kembali, kan ku jemput dikau sang putri pada saatnya nanti

Berkereta kencana ku bawa pergi, tuju istana ku bertahta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s