Terimakasih sahabat, namamu tertera di hati

Posted on Updated on

Cobaan pasti datang disaat yang tepat. Itulah setidaknya hikmah yang saya dapatkan dari peristiwa beberapa hari terakhir ini. Tepat disini adalah tepat waktu dan tepat momentnya. Entah kenapa laptop saya, yang sudah menemani saya bergelut dengan waktu dalam menyelesaikan semua tugas tugas kuliah ini tiba tiba rusak, tepat saat saya sangat membutuhkannya. Saat dimana saya harus merevisi draft pertama thesis saya. Beruntung saya sudah membackup beberapa tulisan dan analysis terakhir, meskipun raw data interview dan record semua gak bisa diakses lagi.

Saya habiskan tiga hari untuk mondar mandir dari satu tempat ke tempat lain untuk extract data. Di US lain sekali dengan Indonesia, di Jogja apalagi dengan mudahnya mendapatkan teman yang bisa mengambil data dan membantu dengan suka rela. Namun, di US, semua harus dihitung dengan uang. Ada charge untuk biaya service, biaya diagnosis dan biaya perbaikan. Jika di total saya bisa menghabiskan sampai $ 200 sekitar hampir 2 juta rupiah untuk itu.

Sebenarnya, persoalan bukan masalah uang…ya mungkin juga sih. Tetapi karena saya harus menunggu sampai 1 atau 2 minggu. Dan selama itu saya tidak bisa berbuat apa apa. Sesudah dua minggu saya sudah harus defense. AKhirnya misalnya usaha untuk memperbaiki di profesional itu dijalani tetap saja saya tidak mendapatkan data dalam waktu cepat. Ini ujian bagi saya. Harus mengambil keputusan cepat dan tepat.
Akhirnya, saya coba bicara dengan dosen pembimbing tentang persoalan yang saya hadapi. Saya tanyakan apakah revisi thesis saya akan merecall data awal. Karena itu lah inti dari persoalan. Alhamdulillah, Professor saya mengatakan tidak perlu. Hati tenang rasanya sesudah itu.

Ada satu hal yang sangat membuat saya terkesan ke Proffessor saya adalah saat dia bilang ke saya “Don’t panic, everything will be OK”… wow… sebuah kalimat yang membuat perasaan jadi tenang.., setidaknya itu diucapkan oleh yang saya worry about.

Hal lain yang gak pernah akan saya lupakan adalah support dari temen temen di HI. Mereka adalah keluarga saya kedua di sini. Seorang teman melihat komputer saya dan mencoba menanyakan ke temannya di Indonesia melalui chatting, sungguh membuat saya terkesan akan usahanya. Thanks to mbak Endri, teman yang menyenangkan. Seorang teman lagi selalu memberikan support setiap kali saya merasa down mengingat data yang hilang itu. Kalimat kalimat yang dia ucapkan membuat saya kembali semangat dan terus tabah dengan ini. Terimakasih Kak Melinda moata, seorang pengajar di Politeknik Negeri Kupang, she is the best listener ever.

Seorang teman dari Malaysia, yang sedang mengambil Phd di Social work department, masakannya sungguh enak belum ada yang mengalahkan. Tak hentinya menelpon saya untuk mengajak makan bersama. Rasa hati seperti ibu yang memperhatikan selalu isi perut saya. Bahkan kadang hingga dia lebih ingat saya makan apa belum dari pada saya sendiri. Terimakasih untuk Kak Sharima Abbas. Dia jugalah yang saat ini meminjamkan laptop nya sebagai penyambung nyawa thesis saya. Tak terkira ucapan terimakasih untuknya.

Seorang teman lagi yang tak kalah baik dari Malaysia, the best public speaker ever. Dengan tulusnya meminjamkan hpmini yang cute banget. Sampai sampai aku bangga membawanya kemana mana meskipun barang pinjaman. Setiap kali saya bawa netbook itu ke kampus, setiap kali itu juga orang orang disekitar saya bilang ‘Oh… so .. cute”. Membuat saya lupa sedikit akan sedihnya mengulang tulisan tulisan yang belum di backup lagi. Terimakasi untuk mbak Nezia.

Rupanya, saya telah merepotkan banyak sekali teman disini. Seorang teman yang sedang belajar Libraries Study, membantu mencopot hardisk dari laptopnya dengan peralatan secanggih Mc Gaffer alias obeng. Beruntung dia punya obeng kecil itu, emang barang sepele tp begitu pentingnya saat itu. Dengan kecekatannya dia membongkar laptop dan mendapatka hard disknya. Terimakasih untuk Erenst Ruslan.

Mungkin teman yang satu ini begitu special, kenapa? karena dia adalah president East West Center Participants… alias orang nomer satu di Hale Manoa, Hale Kuahine and Hale Halawai. Dengan lembutnya menawarkan casing hard disk nya untuk melindungi hardisk saya. Sehingga dengan begitu saya bisa mencoba mencoloknya di berbagai laptop untuk dicoba. Thanks banget untuk Miss President Helen Wong..

Seorang teman yang datang dari Argentina juga membuat saya terkesan. Dialah yang selalu menawarkan dengan very nice jika saya perlu ke service center. Kebetulan dia punya moped kecil. Mayco Santaella, yang juga sekarang meminjamkan hard disk 500 GB untuk menjadi tempat transfer data dari hard disk saya yang rusak. Terimakasih mas Mayco.

Tak lupa juga satu teman yang baik sekali. Seorang dekan di universitas swasta di Aceh dan juga dosen di salah satu universitas ternama di Aceh. Begitu baik hatinya bapak ini sehingga menemani saya mengerjakan thesis menggunakan public computer di Burn Halls EWC. Dimana saat malam, burn halls begitu nampak mengerikan apalagi ditambah banyak nya cerita hantu bule perempuan yang sering menyapa mahasiswa yang kerja sampai larut. Beruntung, sangat effektiv malam itu sehingga saya bisa menulis cukup banyak dan ditemani pak Saifullah dengan sabarnya meski sambil buka facebook.. terimakasih pak Saifullah.

Masih banyak lagi yang tidak bisa dijelaskan perannya satu persatu disini (Slamet, Kak Yati, Hitomi, Mas Hatim, Mas Agung, Pak Saifuddin, Mbak Ajeng, etc). Saya kira tulisan inipun tidak akan mewakili rasa terimakasih saya. Yang jelas, saya hanya ingin menuliskan untuk diri saya sendiri bahwa saya harus tetap bersyukur dalam kondisi apapun itu.

Ternyata bila saya menengok dan mencoba mengambil hikmah dari peristiwa itu, saya sangat beruntung berada diantara mereka. Saya ingat seorang teman pernah bilang dengan merujuk pada kalimat Rasulullah, “Jika engkau hijrah untuk kebaikan janganlah takut kehilangan teman, apabila engkau meninggalkan 100 teman di tempat lamamu maka engkau akan mendapat 100 teman di tempat barumu”.

Alhamdulillahh

 

One thought on “Terimakasih sahabat, namamu tertera di hati

    palliman said:
    Februari 9, 2014 pukul 4:47 am

    eh ada nama saya disebut2 hehe🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s