Iri gaji bikin depresi

Posted on

Sumber: http://www.conectique.com/get_updated/article.php?article_id=8669

Sebuah tulisan menarik dari Connecticut website …

Iri dengan Gaji Orang Lain? Hati-hati Depresi! Segala sesuatu yang bersifat membanding-bandingkan memang cenderung tidak baik. Apalagi jika Anda membandingkan pendapatan dan kekayaan seseorang. Sebuah studi akademik menemukan bahwa pekerja yang membanding-bandingkan penghasilannya dengan orang lain lebih berisiko mengalami depresi, cenderung kurang puas dan merasa tidak bahagia dengan kehidupannya. Namun tingkat ketidakbahagiaan ini bervariasi, tergantung pada siapa mereka membandingkan dirinya. Dampak ketidakbahagiaan akan jauh lebih besar dirasakan jika mereka membandingkan penghasilan dengan para sahabat. Penelitian menunjukan, bahwa para pekerja yang membandingkan pendapatannya dengan rekan kerja lainnya sedikit lebih bahagia daripada mereka yang membandingkan dirinya dengan teman-teman atau keluarga. Para peneliti percaya bahwa mereka yang mengukur keberhasilannya dengan rekan kerja yang berpenghasilan lebih, memungkinkan mereka untuk menebak bagaimana kemajuan karir mereka di masa mendatang.

“Satu-satunya hal yang baik dari membandingkan diri kita dengan orang lain adalah dengan apa yang disebut efek sinyal. Ini terjadi ketika Anda menilai apa yang dihasilkan orang lain di sekitar Anda sebagai indikasi dari apa yang Anda bisa dapatkan di masa depan. Ini sebenarnya bertindak sebagai faktor yang memotivasi, membuat Anda bahagia,” ujar sang peneliti, Professor Andrew Clark. Professor Andrew Clark beserta rekannnya Claudia Senik dari Paris School of Economics melihat hasil survei dari European Social Survey untuk mengetahui bagaimana umumnya para pekerja mencemaskan berapa banyak penghasilan mereka dibandingkan dengan orang lain, dan apa efeknya terhadap pandangan mereka tentang kehidupan. Dari hasil penelitian terhadap 19.000 pekerja di 18 negara, ditemukan bahwa hanya seperempat pekerja yang mengatakan “sama sekali tidak penting” membandingkan pendapatan mereka dengan orang lain. Sementara dari pekerja yang iri dengan gaya hidup dan pendapatan orang-orang di sekitarnya, 36 persen mengatakan mungkin akan membandingkan pendapatannya dengan rekan kerja, sementara 21 persen mengaku lebih cenderung melihat penghasilan teman-teman atau keluarga mereka. Dari hasil ini, para peneliti kemudian melakukan kroscek silang terhadap frekuensi membandingkan penghasilan dengan kebahagiaan partisipan. Kroscek dilakukan berdasarkan pertanyaan-pertanyaan tentang bagaimana kepuasan responden dengan kehidupan mereka sejauh ini, optimisme mereka tentang masa depan dan bagaimana mereka merasa tertekan dalam seminggu terakhir. Hasil penelitian menyimpulkan : “Mereka yang sering membandingkan tingkat penghasilan tampak kurang bahagia. Ada korelasi negatif dan signifikan antara intensitas membandingkan dan kebahagiaan subjektif.” Penelitian juga mengungkapkan bahwa semakin kita membandingkan diri kita dengan orang lain, semakin kita menginginkan pemerintah campur tangan dalam mendistribusikan ulang pendapatan dari yang kaya kepada yang miskin. Hasil lengkap penelitian akan disajikan akhir pekan ini dalam konferensi tahunan Royal Economic Society di Universitas Surrey

One thought on “Iri gaji bikin depresi

    ryo4life said:
    Juni 10, 2010 pukul 8:40 am

    Mari gabung dengan 4LIFE… Tidak akan iri gaji lagi.. Oh ya, ada info penyembuhan kanker, HIV/AIDS, Lupus, dll. Kunjungi http://indonesia4lifetransferfactors.wordpress.com/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s