Part of “FROM BORNEO TO HAWAII”

novelku perdana

Hajra kembali menghelanapas. Kali ini, seolah ada serat-serat lembut di hatinya.Untuk sesaat, berbagai pertimbangan berkelebat dibenaknya. Menikah di Amerika? Tinggal di sini? Mungkin akan sangat menyenangkan menikah dengan Josh yang berkecukupan, populer, dan tampan. Apa yang kurang? Tapi, apakah ini yang ia cita-citakan?

Bentangan Hawaii-Indonesia membuat ikatan yang terjalin antara Hajra dan Mizan mengendur. Mizan pun terpaksa memenuhi permintaan ibunya untuk menikah dengan gadis lain, meninggalkan Hajra yang terluka. Pertemuannya dengan Joshua tidak hanya mencairkan kebekuan hatinya, melainkan juga menyeret Hajra ke dalam putaran konflik antara Joshua dan ayahnya mengenai proyek pembangunan Dream Land dan perjuangan menyelamatkan lingkungan.

Meskipun Hawaii telah membuka cakrawalanya tentang beragam budaya dan kepercayaan yang jauh berbeda dengan keyakinannya selama ini, hati Hajra masih bimbang. Dan, lamaran Joshua pun membawanya kepersimpangan dilematis antara menjadi istri lelaki yang telah membuntutinya sejak tahun pertamanya di Hawaii itu dan bersikap liberal, atau menolaknya dan mempertahankan kepercayaannya..

Akankah Hajra menerima pinangan Joshua? Mampukah jarak mempertahankan rasa yang ada? Bagaimana akhir kisah cinta sepasang insan yang terhalang perbedaan benua, budaya, dan agama ini? Hutan Borneo menjadi pembuktian bahwa ketika sebuah hubungan tak bisa bersatu karena perbedaan yang merenggangi, love will find its own way.

Iklan

25 thoughts on “Part of “FROM BORNEO TO HAWAII””

    1. Helo Vienna, salam kenal. Terimakasih komentarnya di blog ku. Eh itu cerita bukan nyata say… ini khayalan, namun ada juga kisah yang hampir mirip dengan yang kualami… chauuuu

      1. terimakasih dear Faza Akmil, semoga memberikan inspirasi. Itu bukan kisah nyata saya, tetapi ada sebagaian background latar belakang yg saya alami juga. Cheers 🙂

    1. Siap… tunggu saja ya semoga nanti ada waktu yang tepat untuk melanjutkan kisah Hajra…. terimakasih sudah membaca novel saya, semoga menginspirasi

    1. Wah.. sampai empat kali? luar biasa… terimakasih untuk penghargaan yang tinggi ini.. uhhh rasanya seneng deh kalau ada yang suka sama novelku.. doakan ya semoga datang inspirasi untuk melanjutkan kisah Mbak Hajra dan Mas Josh 🙂

  1. Bagu 5 menit yang lalu saya selesai baca novelnya mbak.. 🙂 Bagus deh.. Kisah nyata? kalau iya, berarti si empunya Blog ini sudah menjadi Mrs.Coffman… ^^

    1. Haha Tantri,… bisa aja. eh itu gak nyata loh!! terimakasih ya sudah mampir di blogku apalagi membaca karyaku. RIse and Shine ..

  2. hai mba erda,salam kenal,aku fitri dari BJM,ya mba aku setuju sma bbrpa komentar di atas,novel nya kereeen bneeer,aku ngerasa tu kaya kisah nyata deh mba,hehe…aku mau deh baca yang ke 2 kalo ada.selalu sukses ya mba

  3. salam kena mba erda, aku fitri dr BJM..novelnya keren abis deh..yang kedua buat juga dong mba..hehe…dan juga sukses selalu buat mba erda

  4. Salam kenal mbk… novelny bagus.. bgt ,, sperti yg laen mbk novelny nyata pa gk??? Trus da kelanjutannya?? Klo da ku tunggu mbk..Mksh

  5. Haii kakak Erdaa, Makasih yaa sudah nulis novel ini. sumpah ceritanya bagus banget tapi saya heran kenapa ceritanya nggak di lanjut? padahal ceritanya bagus, saya sampek nangis karna ceritanya cuma stop di situ, saya mohon ssma kakak erdanya lanjut nulis lg dong ceritanya. terimakasih

    1. Helow Rahmawati, komentar kamu tuh bikin aku ngebaca tulisanku lagi dan taukah kamu, aku jadi ketawa ketawa sendiri membaca tulisanku… ah itu cerita gak pernah akan habis… makasihhhhhh ya Rahma.. SIAP DILANJUTKAN >…. 😀

      1. Hehee 😀 habisnya ceritanya seru, serasa saya ada di dlam cerita itu tapi ceritanya kepotong 😥
        Kapan ceritanya mau di lanjut? dan kapan bukunya di rilis lagi? nggak sabar nih kak 😥

  6. Assalamualaikum mbak Erdha, saya baru selesai membaca novel mbak. Jujur dari sekian banyak novel yang saya baca novel mbak punya keistimewaan. Salah satunya pesan kemanusiaan buat manusia yang cinta ciptaanNya. Sayang, masih ada penasaraan. Semoga kisah selanjutnya bisa dituliskan ya mbak. Bahasa novel yang indah…

    1. terimakasih telah membaca novel saya dear Diah WR; mohon maaf sekian lama baru bisa membalas komentarnya. Semoga ada kisah lanjutannya.. doakan saja saya punya energi dan inspirasi kembali. Salam hangat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s