Menata Ulang Pariwisata Berkelanjutan untuk Indonesia

imgp1520
Ramai jalanan di Venice, Italy

Pariwisata dianggap sektor yang menjanjian untuk pengembangan ekonomi sebuah kawasan, baik dalam konteks daerah maupun negara. Maka tidak heran, berbagai konsep ideal tentang bagaimana pariwisata harus dijalankan muncul ke permukaan. Sejak beberapa dekade lalu konsep “sustainable tourism” atau pariwisata berkelanjutan hadir memberikan semacam pencerahan dan arah tujuan dari pengembangan pariwisata. Tak hanya Indonesia, negara lain pun disibukkan dengan bagaimana sebisa mungkin mencapai apa yang dicita citakan yaitu Pariwisata Berkelanjutan.

Lanjutkan membaca “Menata Ulang Pariwisata Berkelanjutan untuk Indonesia”

Iklan

Doa kami untuk Dek Yuyun

selain-mabuk-pelaku-menonton-video-porno-sebelum-memerkosa-yuyun-xsTsyrdwVA
Meskipun tak sebanding dengan perlakukan kejam di Palestina dan Syiria yg melukai hati saya, kejadian dari Indonesia juga membuat saya termenung lama. Marah dan sedih. Doa kami untuk Dek Yuyun. Semoga Allah menerima amal kebaikanmu dan menjadikanmu penghuni surga bersama para bidadari.
Yang terjadi adalah, sekian orang pake baju seksi dijalanan, ditelevisi, di mall mall lalu terlihat calon pemerkosa, mungkin ia tak melampiaskan nafsunya kpd mereka, tetapi menyimpan hasratnya beberapa waktu bisa berjam jam, bisa berhari hari ketika sdh memuncak (dipacu dg alkohol) dan didorong teman temannya yg sama brengseknya lalu ketemulah si anak yg vulnerable (muda, kecil, tanpa pendamping, sepi) semua faktor bisa terjadi…

Lanjutkan membaca “Doa kami untuk Dek Yuyun”

Tips menyusun Literature Review

IMG_2987Dear all, disini saya ingin menuliskan beberapa tips cara menyusun literature review. Kenapa saya menulis di blog saya? Bukan bermaksud menggurui, tetapi sebenarnya saya sedang menuliskannya untuk diri saya sendiri yang sedang mumet juga dg literature review hehe. Sekiranya bermanfaat bagi para pembaca ya syukur semoga jadi pahala buat saya.

Apakah literature review itu? 

Sebuah literature review adalah akun dari tulisan yang sudah pernah di terbitkan oleh peneliti atau akademisi. Biasanya literature review dimuat dalam bagian pendahuluan jika tulisan berbentuk esay, laporan penelitian atau tesis. Dalam menulis literature review tujuan anda adalah untuk meyakinkan pembaca tentang ide dan gagasan tulisan anda yang akan diketengahkan dalam penelitian, apakah kekurangan dari riset anda dan kelebihan dari riset anda dibandingkan riset riset lainnya yang pernah ada sebelumnya. Sebagai sebuah karya tertulis, tentu saja LR tidak bisa asal susun, tempel sana tempel sini, namun harus ada alur yang halus sehingga mudah dipahami oleh pembaca. Paling tidak anda harus memulainya dengan tujuan dari penelitian anda, masalah dan isu yang akan didiskusikan di dalam tulisan dan argumen atau pendapat apa yang akan ketengahkan. Ini bukan hanya urut urutan tetapi harus diuraikan dalam bentuk paragraph yang menarik dan mengalir.

Lanjutkan membaca “Tips menyusun Literature Review”

Dilema Lampu Jalan: Mempertanyakan Integritas seorang Ilmuwan

Suatu hari ada seorang polisi kehilangan kunci mobilnya yg terjatuh di parkiran mobil di halama kantornya. Karena hari sudah gelap ia pun kesulitan untuk mencari dimana si kunci itu sembunyi. Ia berjalan ke arah lampu dan mulai mencari di bawah cahaya lampu. Seorang temannya bertanya, “Apa yang sedang kamu lakukan?”

Ia menjawab, “Oh.. saya sedang mencari kunci mobil saya yg terjatuh tadi.”

Temannya melanjutkan, “Apakah kuncimu jatuh di sini?” sahutnya kembali, pandangan matanya berkeliling kearah parkiran dg sapuan pelan.

Ia menjawab, “Aku tidah tahu dimana jatuhnya.”

Temannya bertanya lagi, “Lalu kenapa kamu mencarinya disini?”

Ia menjawab, “Disini yg ada lampunya, di tempat lain gelap.” jawabnya

Temannya heran sambil berkata, “Bagaimana jika kuncimu jatuh di tempat yang gelap?”

Lanjutkan membaca “Dilema Lampu Jalan: Mempertanyakan Integritas seorang Ilmuwan”

Cara baca mana lebih ramah lingkungan? baca dengan buku kertas atau e-book

Membaca telah menjadi kebutuhan manusia yang paling utama, tidak ada hari tanpa membaca. Sejak manusia mulai menggoreskan gambar dan huruf maka proses komunikasi tersebut dapat abadi dalam masanya. Dengan semakin canggihnya teknologi akhir akhir ini keberadaan e-book atau bacaan elektronik dengan gadjet seperti tablet, komputer atau smartphone menawarkan beragam pilihan dengan tingkat fleksibilitas yang berbeda. Asal ada baterai, para pembaca bisa menikmati berbagai macam informasi dan buku yang mewarnai hari mereka. Banyak orang berpendapat bahwa dengan adanya e-book maka akan mengurangi penggunaan kertas atau istilahnya hemat kertas sehingga lebih ramah lingkungan. Tetapi kemudian timbul pertanyaan dalam benak saya, benarkah jika dengan e-book akan lebih menyelamatkan lingkungan dari pada membaca dengan kertas.

Lanjutkan membaca “Cara baca mana lebih ramah lingkungan? baca dengan buku kertas atau e-book”

Transportasi Kota Jogja yg katanya Istimewa

Public transport atau transportasi massal merupakan warna tersendiri bagi sebuah kota. Kota yang tertata rapi dengan public transport yang memadai merupakan dambaan setiap warga kota. Bukankah tidak nyaman ketika harus berlarian dalam panas dan debu dari asap asap kendaraan bermotor terutama bis kota. Pantas saja seorang artis remaja blesteran sempat berujar, “sudah bechek tidak ada ojhek.” … Meskipun terkesan lucu, hal itu sebenarnya sindiran pedas bagi pemerintah terutama penyedia transportasi massal ini.

Sebagai seorang warga Jogjakarta yang lahir dan dibesarkan di kota ini, saya ingin menulis tentang kekecewaan saya terhadap kota ini yang sekian lama sama saja tidak ada perubahan yang berarti dalam hal transportasi massal.

Lanjutkan membaca “Transportasi Kota Jogja yg katanya Istimewa”

Melintas Batas Ruang dan Waktu Bersama GARUDA INDONESIA

garuda-indonesia1

#GADreamHoliday

Percayakah kamu bahwa dunia itu indah? Dunia itu indah dan keindahannya terpancar dalam berbagai karya sastra, lukisan, dan puisi para pujangga. Namun dari mana kita bisa menikmati keindahan itu jika kita tidak berani keluar dari batas batas ruang dan waktu yang membentengi kita dari kenikmatan ciptaan Tuhan. Maka dari itu rugilah kita yang hanya pasif tanpa memiliki keinginan untuk maju. Inilah kisahku kawan, tentang aku yang selalu haus untuk melihat dunia yang baru.

Ini bukan perjalanan tentang suka suka, bukan pula tentang hura hura. Ini perjalanan penting yang akan mewarnai bahkan mengkerangkai hidupku, yaitu perjalanan menembuh sekolah S3 di luar negeri. Didalamnya tidak hanya tawa tpi ada perjuangan, ada airmata, dan ada kerja keras. Bermula dari keinginan untuk menambah ilmu pengetahuan dan masuk dalam jajaran para peneliti dunia, kubulatkan tekadku untuk mengambil program doktor di Belanda, di salah satu kota penting dalam bidang ilmu bumi yaitu Utrecht. Selain itu aku ingin kembali pada bangsaku dan mengabdikan ilmuku di Indonesia, jika itu mungkin. Meskipun banyak orang yang sering mengeluhkan betapa sulit untuk menjadi peneliti di Indonesia karena dukungan bagi mereka sangat rendah, tetapi aku bukan bagian dari barisan patah hati itu, aku akan menjadi yang berbeda dan optimis dengan bangsa Indonesia. Singkat cerita, setelah melalui proses yang cukup memakan konsentrasi dan waktu akupun diterima menjadi PhD Candidate di kampus Utrecht University Belanda dan mendapatkan beasiswa dari pemerintah Indonesia.

Lanjutkan membaca “Melintas Batas Ruang dan Waktu Bersama GARUDA INDONESIA”